Awal 2016, Ada Satu Milyar Pengguna Perangkat Apple di Seluruh Dunia

by Lintang Sunu 2,674 views0

Apple baru-baru ini melaporkan bahwa terjadinya pertumbuhan penjualan paling lambat yang pernah mereka alami sepanjang sejarah, dan diprediksi pertumbuhan ini bahkan akan lebih buruk lagi.

Raksasa teknologi asal California ini mengatakan bahwa mereka menduga terjadi penurunan penjualan iPhone untuk pertama kalinya dalam sejarah di kuartal pertama tahun ini, jika dibandingkan dengan penjualan selama tiga bulan di periode yang sama di tahun lalu.

“Kami menduga kuat penjualan unit iPhone akan mengalami penurunan pada kuartal ini, ” kata CEO Apple, Tim Cook saat membahas pendapatan bersama para analis. Namun, Apple membukukan rekor laba bersih sejak pertama kali diluncurkan yang tetap menjadikan perusahaan ini tetap optimis terhadap pasar smartphone secara keseluruhan.

“Masih ada sangat banyak orang di dunia ini yang akan membeli smartphone dan kami harus mampu memenangkan market share smartphone itu,” kata Cook.

Satu Milyar Pengguna Perangkat Apple

Pendapatan bersih untuk kuartal tiga yagn berakhir 26 Desember 2015 lalu, 2 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun 2014, yakni sebesar US$18,4 milyar (253,92 triliun rupiah), sementara pendapatan kotor sebesar $75,9 milyar atau sekitar Rp. 1.047,42 triliun yang mencatatkan rekor lain pada perusahaan ini. Dua per tiga dari perolehan ini berasal dari penjualan iPhone, sejalan dengan perkiraan perusahaan, namun rekor itu dirasa sudah mencapai puncak sehingga perusahaan perlu mencari sumber-sumber pertumbuhan baru.

Saham Apple juga tergerus 20 persen sejak tahun lalu. Dan pada perdagangan saham Selasa 19 Januari 2016, saham Apple turun lebih dari dua persen di level $97,35. Namun, secara keseluruhan, rekor tertinggi diraih oleh Apple berkat penjualan iPhome, Apple Watch dan Apple TV.

Apple melaporkan bahwa secara keseluruhn satu juta iPhone, iPad, komputer Machintosh, perangkat layar sentuh iPod, unit-unit Apple TV, dan wearable Apple Watch berkait erat dengan layanannya selama tiga bulan lalu.

Di kuartal keuangan Apple menjual 74,8 juta iPhone, tetapi hanya beda sedikit jika dibandingkan dengan penjualan di periode yang sama tahun lalu, yakni 74,5 juta perangkat dan merupakan pertumbuhan terlambat sejak handset yang mengubah gaya hidup ini diperkenalkan tahun 2007.

Untuk pasar Cina Daratan, pendapatan hasil penjualan Apple meningkat 14%. Juga pertumbuhan penjualan di negara-negara lain, termasuk Indonesia. Namun, pangsa pasar utama sebelumnya, yakni Amerika Serikat dan Jepang justru menurun.

Untuk mengatasi perlambatan pertumbuhan ini, Apple saat ini sedang melakukan diversifikasi dengan penawaran baru di bidang musik. Pertumbuhan dari aksesoris penjualan Apple Watch juga dianggap salah satu sumber yang cukup memberikan kontribusi pertumbuhan bagi Apple.

Sumber: gadget.ndtv.com

 

Tinggalkan Komentar