Tarif Per Jam dan Per Lembar untuk Editing Internasional

by Lintang Sunu 905 views0

Teknologi internet memudahkan pemberi kerja dan pencari kerja bertemu, dari belahan bumi manapun. Dengan teknologi internet pula tarif suatu pekerjaan bisa distandarkan. Salah satu pekerjaan yang memiliki tarif standar internasional adalah editing. Untuk level internasional, berapa tarif per jam, per kata, atau per lembar untuk editing level internasional?

Bagi sebagian penulis, biaya editing (penyuntingan) menjadi masalah ketika mereka mencari penyunting naskahnya. Sehingga, berapa harga yang masuk akal jika meminta orang lain untuk mengedit naskah yang Anda tulis?

Di level internasional, EFA (Editorial Freelancers Association) atau Asosiasi Pekerja Lepas Penyuntingan mempublikasikan tarif editorial yang umumnya dipakai. Berikut daftar tarif yang dapat Anda jadikan acuan tentang berapa biaya tarif editor. Namun, Anda pun tetap harus ingat bahwa tarif editing bisa saja beragam.

Akan tetapi, standar industri ini untuk sebuah halaman teks yang siap diedit terdiri dari 250 kata.

Copy Editing

Tarif copy editing adalah $30-50 per jam. Menurut Writer’s Market, rata-rata tarif per jam adalah $35. Biasanya, editor yang berpengalaman mampu mengedit sekitar 10 halaman per jam, yang berarti tarif per kata sebesar $0.014, jika tarifnya per jam $35. Menurut EFA, copyediting dasar untuk naskah dengan panjang rata-rata membutuhkan biaya antara $960-$2560.  Ada juga copy editor yang mengenakan tarif $0.02 per kata. Menurut Writer’s Market, rata-rata tarif per halaman adalah $4.

Line Editing

Tarif line editing biasanya berkisar antara $40 – $60 per jam. Tergantung pada tarif per jam dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengedit naskah, sehingga rata-rata edit naskah sebanyak 80.000 kata (naskah sedang) berkisar antara $2.400 – $19.200. Sebagian editor mengenakan biaya antara $0.02 hingga $0.03 per kata.

Content Editing

Tarif untuk content editing (penyuntingan konten) berkisar antara $45 – $55 per jam. Menurut Writer’s Market, rata-rata tarif yang dikenakan adalah sekitar $50. Sebagian besar editor mengenakan biaya antara $0.02 sampai $0.075 per kata. Menurut Writer’s Market, tarif rata-rata per halaman adalah sebesar $7.5.

Bagi sebagian penulis naskah, tarif di atas bisa dianggap mahal. Lalu adakah tarif editing yang lebih murah? Mungkin ada, tetapi hasil yang Anda dapatkan sesuai dengan yang Anda bayarkan.

Sebagai contoh, seorang editor yang mengedit substansi dan setiap baris kalimat bisa menyelesaikan lima halaman per jam. Itu berarti bahwa untuk naskah sedang (sebanyak 80.000 kata) akan membutuhkan waktu 60 jam. Jika penulis membayar sebesar $500, maka editor dibayar $8 per jam.

Untuk taraf internasional, mereka yang mencurahkan waktunya sepenuhnya untuk mencari nafkah dari editing tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan ini dengan tarif itu. Dengan demikian, dengan bayaran $500 untuk naskah sedang, akan memaksa editor untuk bekerja lebih cepat dan kurang cermat, atau Anda perlu mempekerjakan seseorang yang baru saja mulai berusaha menjadi editor dengan biaya yang lebih rendah.

Sebagai penulis, yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi biaya adalah mengirimkan naskah sebersih mungkin. Pastikan kesalahan tata bahasa dan ejaan seminim mungkin sebelum Anda mengirimkan ke editor.

Selain tergantung editornya, ada beberapa faktor lain yang berkaitan dengan biaya editing:

  • Tipe editing: Sebagai contoh copy editing untuk mengkoreksi kesalahan ejaan dan tata bahasa biayanya lebih murah dibandingkan edit substansi.
  • Panjang editan: Novel tentu lebih mahal dibandingkan dengan cerpen ataupun novela. Namun sebagian editor bekerja berdasarkan skala menggelinding, sehingga Anda membayar lebih sedikit per kata untuk naskah yang lebih panjang dibandingkan cerpen.
  • Kualitas tulisan: Semakin banyak pekerjaan yagn harus dikerjakan oleh seorang editor agar naskah dapat disajikan, maka biayanya semakin mahal.
  • Pengalaman editor: Jika Anda sebagai penulis memperkejakan editor yang kurang berpengalaman tentu Anda akan hemat uang, tetapi bisa saja Anda harus berkorban akan kualitasnya.
  • Deadline: Jika editor diharuskan bekerja dengan deadline ketat, Anda akan membayar lebih untuk editing (biasanya editor akan mengenakan 25% lebih besar dibandingkan pekerjaan dengan deadline standar).
  • Jumlah pengecekan ulang naskah: Jika Anda menginginkan editor untuk mencermati naskah lebih dari satu kali, tentu Anda akan membayar lebih banyak.

Sebagian editor memilih mengenakan biaya per jam. Sementara sebagian yang lain lebih memilih tarif flat tergantung pada jumlah kata, tanpa memperhitungan jumlah jam yang akan dilalui untuk mengedit naskah.

Keuntungan dari tarif flat adalah bahwa baik penulis maupun editor mengetahui lebih dahulu berapa biaya editing. Dengan tarif jam-jaman, total biaya tidak bisa ditentukan hingga pekerjaan editing selesai.

Ilustrasi: hubpages.com

Tinggalkan Komentar