Gaji Magang di Google 77 Juta Rupiah Sebulan; Dapat Ilmu, Dapat Uang – Part 3 (Habis)

by Lintang Sunu 1,775 views0

Bekerja di raja Search Engine dunia, Google, sangat diidamkan oleh banyak orang. Selain prestisius, bekerja di Google juga menawarkan peluang penghasilan yang sangat fantastis. Sebagai staf magang saja, gaji yang diterima minimal US$5,678 atau sekitar 77 juta rupiah.

Setelah melewati interview yang begitu menegangkan, dan juga masa orientasi serta fasilitas-fasilitas yang diterima oleh para peserta magang, hari-hari yang yang dilewati oleh para peserta magang adalah mengerjakan produk riil.

Baca juga: Gaji Magang di Google 77 Juta Rupiah Sebulan; Dapat Ilmu, Dapat Uang – Part 1

Baca juga: Gaji Magang di Google 77 Juta Rupiah Sebulan; Dapat Ilmu, Dapat Uang – Part 2

Pengalaman magang yang dikisahkan oleh Rohan Shah dan beberapa rekannya kepada Business Insider sangat mengesankan. Berikut kelanjutannya.

Seperti Apakah Orang-Orang Google?

Para staf Google bukanlah sekelompok orang yang tidak memiliki jiwa sosial, meskipun karena keseriusannya mereka digambarkan demikian. Shah pun terkejut betapa normal dan bersahabatnya mereka yang ada di Google, bahkan para insinyurnya sekalipun.

“Satu hal yang benar-benar mengejutkanku di Google adalah bahwa setiap karyawan benar-benar kreatif dan sangat aktif,” kata Shah. “Ada pemisahan yang jelas sekali antara dunia kerja dan kehidupan. Para insinyur Google sangat seimbang dalam hal itu. Aku lihat buktinya bahwa orang-orang di Google adalah orang-orang terbaik.”

Bertemu Sergey Brin

Para peserta magang tidak diperkenalkan dengan para eksekutif puncak Google. Mereka juga tidak diizinkan untuk menguji semua perangkat baru yang keren yang sedang dibangun oleh Google. Shah tidak pernah naik mobil otomatis (driverless car) ataupun mengenakan Google Glass selama ia di sana. Namun ia pernah bertemu dengan co-founder Google, Sergey Brin.

“Satu kali saya bertemu Sergey, tiga peserta magang dan saya sedang bowling, tiba-tiba Sergey lewat, menunjukkan temannya di tempat itu. Itulah yang aku tahu tentang Sergey,” cerita Shah.

Fasilitas: 24 Kafe, Berbagi Gyms, Pusat Kesehatan, dan Banyak Lagi

Anda tidak akan pernah kelaparan bekerja di Google. Seperti halnya para staf Google lainnya, Shah mengatakan bahwa makanan adalah “fasilitas paling besar” yang disediakan Google.

Dia memperkirakan Googleplex memiliki 24 kafe dengan berbagai jenis makanan yang bisa dipilih mulai dari makanan khas Meksio, Amerika, India, bar khusus selada, kedai pizza, dan burger. Gyms berada di dekat dengan kafe-kafe. Semua gyms sangat lengkap fasilitasnya dan seringkali penuh.

magang di google 1

Jika Anda sakit, datang saja ke pusat kesehatan Google. Merasa capek dan pegal? Pergi saja ke pusat pijat kampus. Semua disediakan bagi para peserta magang maupun karyawan Google.

“Makanan dan kebugaran gratis, keanggotaan gym gratis, laundry, kursus tari, dan sebagainya, kata Paul Baltescu, salah satu peserta magang dua kali di Google, seperti ia yang ia tulis di Quora. Event-event untuk para peserta magang, dan sesuai selera dan kesukaan masing-masing peserta.

Kekurangan Menjadi Peserta Magang di Google? Tidak Ada!

Jika ada kekurangan yang dirasakan sebagai peserta magang di Google, Shah tidak ingat apapun. Keluhan satu-satunya yang ia rasakan adalah lebih kepada frustasi dengan dirinya sendiri.

Shah memang bukanlah pengembang Android sepengalaman insinyur full time Google, sehingga ia butuh waktu lebih banyak sebelum ia benar-benar memberikan kontribusi terhadap timnya. Namun ia mengatakan bahwa rekan-rekan kerjanya sangat mengerti dan mentornya pun selalu ada untuk memberikan semangat dan dorongan.

Sama halnya dengan Shah, Baltescu juga hanya bisa mengingat kelebihannya saja ketika ia menceritakan pengalaman magangnya di Google.

“Dua kali magang itu membantu saya mengembangkan skill teknis software dasar yang tidak pernah saya pelajari dari proyek-proyek di kampusku (bagaimana aku mengkode pencarian secara efektif, bagaimana menguji unit secara benar, bagaimana cara menggunakan sistem kontro versi, dan sebagainya).

“Aku juga belajar beberapa teknologi baru seperti Python dan App Engine dan JavaScript serta C++. Aku sangat bersyukur atas apa yang telah aku pelajari di Google dan aku sangat merekomendasikan program magang Google kepada semua mahasiswa yang ingin menjadi insinyur software di masa yang akan datang.”

Kehidupan Setelah Magang di Google

Bagi Shah, satu kali magang benar-benar membawanya kepada keberuntungan lainnya. Setelah magang di Google, Shah mengikuti magang di Qualcomm, namun ia sudah mengikuti wawancara untuk pekerjaan purna waktu di Google.

Menurut Jenna Wanders, Communication Associate Google mengatakan, “Kami sangat cenderung memilih pada para peserta magang ketika kami membuka lowongan pekerjaan.”

Saran dari Shah untuk mereka yang berharap bisa magang di Google?

“Google benar-benar mencari pengalaman,” kata Shah. “Mereka ingin menemukan para insinyur yang memiliki motivasi sangat tinggi, jadi aktivitas di luar kampus sangat membantu. Pada saat yang sama, Anda perlu mengetahui basic yang Anda miliki. Anda perlu mengerti algoritma dasar dan bagaimana cara mengaplikasikannya. Karena Google adalah tentang aplikasi.”

Saran terbaik yang datang dari mentor Shah di Google: Tetap tenang.

“Aku tahu setiap pewawancara mengatakan bahwa meskipun wawancara Google itu adalah jenis wawancara yang begitu menegangkan karena memang sangat teknis, namun tetap tenang itu benar-benar membantu melewatinya.”

Dan bagaimana jika tidak diterima sebagai peserta magang?

Tidak apa-apa, berarti ada peluang lain yang tepat untuk Anda.

“Aku baru saja menyelesaikan magang di New York Times musim panas waktu itu, dan aku kembali ke New Times musim panas setelah itu sebagai Interactive News Developer,” kata Carmi, kandidat Google yang ditolak.

Dan setelah lulus dari kuliah, Rohan Shah ditawari pekerjaan di Google.

Jika Anda tertarik untuk mendaftar sebagai peserta magang, atau melamar menjadi pegawai tetap di Google, silahkan buka Google Careers.

magang di google 3

Namun, untuk peluang magang tahun 2016 sudah ditutup. Jika Anda tertarik untuk magang, buka kembali bulan Oktober 2016 untuk peluang magang tahun 2017.

Ilustrasi: Panamericanworld.com

Tinggalkan Komentar