Harga Bitcoin Melonjak Jadi $650 Sebagai Dampak dari Brexit

by Lintang Sunu 394 views0

Brexit (Britain Exit), yaitu keluarnya Inggris dari Uni Eropa berdampak besar pada perekonomian dunia, tidak terkecuali harga Bitcoin yang melonjak dari $550 menjadi $650 dalam satu hari. Bahkan saat ini, saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin dunia telah naik lagi menjadi $682.08 per Bitcoin.

Pasar keuangan global anjlok ketika masyarakat Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa, tetapi ada satu mata uang yang justru menikmati ketidakpasti akibat Brexit, yakni Bitcoin.

Fluktuasi harga Bitcoin berdasarkan CoinDesk.com
Fluktuasi harga Bitcoin berdasarkan CoinDesk.com

Cryptocurrency ini sangat sulit diprediksi. Harganya terhadap dollar AS meningkat tajam sebesar $1.000 di tahun 2013 dan setelah satu setengah tahun nilainya turun menjadi sekitar $775 tanggal 17 Juni 2016 sebelum anjlok lagi hampir 25% selama seminggu berikutnya.

Anjloknya harga Bitcoin disebabkan terkait dengan referendum Inggris untuk menentukan apakah akan melanjutkan keanggotaan di Uni Eropa atau tidak, namun ketika hasilnya jelas, dengan berbagai media yang menyebutnya sebagai kampanye Meninggalkan EU, Bitcoin melesat naik menjadi $650 hanya dalam satu hari, di mana sebelumnya $550.

Bitcoin terlihat seperti satu kendaraan khusus yang memporakporandakan Poundstering karena layanan penukaran mata uang seperti TransferWise menghentikan sementara untuk menggarap mata uang ini menjelang voting Brexit yang disebabkan oleh kemungkinan ketidakpastian pasar.

“Dengan referendum Uni Eropa di Inggris hari Kamis 23 Juni ini, nilai tukar cenderung stabil. Kami telah menyiapkan rencana sehingga transfer Anda terus dapat diproses selancar mungkin,” kata TransferWise kepada para pelangganya awal minggu ini.

TransferWise yang berbasis di London, yang juga mencakup Andreesen Horowitz yang berkantor pusat di AS dengan para investornya yang ditaksir memiliki nilai  $1,1 milyar, membatalkan semua transfer Pundsterling yang tertunda yang tidak akan diselesaikan pukul 8 malam waktu Inggris, Kamis 23 Juni 2016. Perusahaan ini mengumumkan kepada para pelangganya bahwa perusahaan berencana untuk mengulangi operasinya hari Jumat.

Akhir-akhir ini harga Bitcoin sangat fluktuatif yang diakibatkan oleh sejumlah faktor. Awal minggu ini, penukaran Bitcoin yang berbasis di Hong Kong, Bitfinex, offline selama beberapa jam karena masalah jaringan. Jajak pendapat terhadap posisi Inggris di Uni Eropa juga menyebakan fluktuasi harga Bitcoin, dan ketidakpastian referendum Inggris ini juga berdampak pada mata uang China, yuan, yang masuk ke titik terendah minggu lalu. Nilai perdagangan Bitcoin sangat besar di Cina, sehingga perubahan apapun terhadap mata uang yuan akan berdampak pada harga Bitcoin.

Perubahan harga Bitcoin juga berdampak pada para pengguna mata uang ini di Indonesia. Kendati belum secara resmi digunakan sebagai alat pertukaran di Indonesia, namun pengguna Bitcoin di seluruh Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 100.000 orang, sementara di seluruh dunia saat ini telah mencapai lebih dari 10 juta orang yagn menggunakan Bitcoin sebagai alat transaksi.

Tingginya fluktuasi harga Bitcoin terhadap dollar yang terjadi setiap detik dapat Anda di Coindesk.

Tinggalkan Komentar