Tips Membeli Desktop PC

by Lintang Sunu 225 views0

Ada beberapa kebutuhan computing yang tidak dapat dipenuhi oleh perangkat mobil seperti laptop dan tablet. Oleh karena itulah sebagian orang memilih membeli desktop PC. Namun, sebelum Anda membeli, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.

Semua tentang Daya

CPU dan prosesor grafis untuk desktop jelas lebih powerful dibandingkan dengan prosesor dan grafis untuk perangkat mobile, dengan harga yang sama. Prosesor (CPU) dan grafis memberikan Anda daya untuk menyelesaikan pekerjaan Anda dengan waktu yang lebih singkat. Secara umum, komponen desktop lebih powerful, sehingga daripada membeli laptop seharga 5 juta rupiah dengan komponen prosesor Intel Atom atau Celeron, Anda bisa membeli desktop PC seharga 5 juta rupiah dengan prosesor Intel Core i5 yang powerful.

Anda bisa membeli desktop PC dengan layar yang sudah built-in, atau Anda juga bisa membeli tower PC dengan monitor terpisah. Anda juga bisa mendapatkan display layar yang lebih lebar dibandingkan dengan laptop, yang mana lebar layar laptop terbesar 18 inchi. Selain itu, desktop PC juga bisa mengakomodasi lebih dari satu kartu grafis untuk mendukung lebih dari dua layar secara bersamaan.

Untuk situasi-situasi sensitif, dengan membeli desktop PC akan memberikan Anda kendali fisik atas komputer dan penggunaannya. Dengan membatasi akses terhadap desktop PC membuat Anda bisa mengontrol siapa saja yang melihat data bisnis rahasia Anda, dan kombinasi dari desktop PC dan layar yang lebar bearti bahwa orang tua dapat memonitor apa yang sedang dilakukan anak-anaknya saat online dengan melihat sekilas ketika melewati ruangan di mana anak sedang melakukan browsing.

Sistem Operasi Apa yang Sebaiknya Anda Pilih: Windows, Mac, atau yang Lainnya?

Mungkin Anda sudah mengetahui jawaban untuk pertanyaan ini, tetapi berikut gambaran sekilas atas pilihan Anda.

Windows 10 adalah sistem operasi terbaru dari Microsoft. Desktop PC dengan Windows 10 dan Windows versi sebelumnya adalah yang paling banyak dipakai orang, sehingga Anda lebih yakin akan kompatibilitas dan pemilihan piranti lunak pihak ketiga yang lebih luas. Ini juga berkaitan dengan plugin browser, karena beberapa plugin browser hanya kompatibel dengan Windows.

OS PC; credit: www.technologydatagroup.com
OS PC; credit: www.technologydatagroup.com

OS X dari Apple saat ini sudah sampai versi 10.11 (El Capitan). Ini merupakan pilihan bagus jika rumah Anda sudah terkoneksi dengan perangkat produk Apple, sebab sistem operasi ini mengantarmuka berbagai perangkat seperti iPad, iPhones dan semua pembelian dan berlangganan iTunes dengan lebi lancar.

Sistem operasi Chrome memiliki gaung sebagai sistem operasi desktop alternatif, karena sistem operasi ini berjalan pada browser Chrome di hardware desktop PC. Namun, Anda harus selalu terkoneksi dengan layanan internet untuk mendapatkan hasil yang baik dari ekosistem berbasis cloud ini.

Desktop dengan sistem operasi Android atau Linux lebih sulit ditemukan, khususnya dalam konfigurasi, tetapi keduanya memiliki kelebihan tersendiri. Android mengizinkan Anda untuk mengunakan lebih dari dua juga aplikasi, tetapi dalam prakteknya memiliki masalah skala di layar dekstop, dan Anda juga akan dihadapkan pada masalah kurangnya akselerometer ketika mengendalikan beberapa game.

Seberapa besar kebutuhan Anda akan Desktop PC?

Jika yang Anda butuhkan hanyalah berselancar di internet, mengetik dokumen, atau membuat laporan keuangan sederhana, maka desktop entry level sudah memadai. Untuk pekerjaan-pekerjaan ringan semacam itu, desktop PC entry level sudah sangat memadai. Untuk desktop PC rakitan kisaran harga 3-4 juta sudah sangat-sangat cukup, sementara untuk PC built-up (rakitan pabrik) di kisaran harga 6-7 juta rupiah.

AMD Sempron, juga Intel Atom dan Celeron hingga yang sedikit lebih mahal (lebih powerful) hingga Core i3 dan Core i5 bisa menjadi pilihan. Sebaiknya gunakan memori RAM minimal 4 GB. Storage eMMC flash 16 GB dapat ditemukan di desktop PC yang murah, tetapi dengan flash memory 64GB atau harddisk 500GB itu pilihan yang lebih baik bagi sebagian besar pengguna.

Untuk desktop ukuran kelas menengah akan memiliki fungsi yang lebih lama, berkat power dan kecepatan prosesornya, memori untuk multitaksing, penyimpanan ataupun layar yang lebih besar.  Prosesor AMD A8 atau A10 atau Intel Core i5 ada dalam kategori ini, disertai dengan memori RAM 8 sampai 16 GB, dan HDD 1 TB atau paling tidak SSD 256 GB.

Desktop high end menawarkan komponen puncak, seperti prosesor terbaru yang akan memberikan Anda power yang Anda butuhkan untuk proyek-proyek multimedia, harddisk yang lebih besar, 1 TB atau bahkan 2 TB atau lebih dan minimal 512 GB SSD, grafik 3D yang memiliki kemampuan gaming mumpuni, atau kombinasi dari ketiganya. Kelas desktop seperti ini harganya minimal 15 juta bahkan sampai 50 juta rupiah per unit.

Disarankan Anda membeli dengan harga yang sedikit di atas yang Anda butuhkan sekarang. Ini untuk mengantisipasi kebutuhan Anda di masa yang akan datang.

Untuk kebutuhan apa Anda membeli Desktop PC?

Desktop untuk tujuan umum, seperti yang dapat kita lihat di toko-toko komputer, adalah yang paling cocok untuk tugas-tugas kantor umumnya, berselancar di internet, konferensi video, dan sejenisnya. Desktop PC semacam itu dirancang untuk kebuhan umum, namun jarang didedikasikan untuk tujuan pembuatan multimedia atau gaming.

Desktop yang memiliki kinerja tinggi, termasuk untuk multimedia dan workstation, akan memberikan Anda power yang lebih untuk proeyk-proyek kreatif ataupun ilmiah. Prosesor yang lebih cepat dengan empat, enam, atau bahkan 18 core membuat pekerjaan Anda lebih cepat. Memori yang lebih besar (8GB hingga 16 GB) diinstal, sehingga anda bisa menyimpan gambar lebih bsar di layar ketika mengedit video, merender model 3D, ataupun memproses laporan keuangan atau gambar yang lebih besar dengan grafik rumit. Anda juga perlu memperhatikan penyimpanan tambahan dalam bentuk harddisk yang lebih besar dan SSD sehingga akan memudahkan Anda untuk menyimpan baerbagai tugas kerja dan file-file program.

Workstation adalah mesin yang dikhususkan untuk melakukan pembuatan media high-end, perhitungan ilmiah, dan tugas-tugas pekerjaan berat. Anda perlu melirik prosesor Intel Xeon multicore dan solusi grafik sertifikasi ISV dari AMD dan Nvidia untuk kategori ini.

PC Gaming memiliki versi prosesor yang lebih cepat dibandingkan PC biasa. Selain itu, PC gaming memiliki kartu grafis 3D khusus, sehingga Anda dapat melihat dan berinteraksi dengan dunia virtual dengan lancar. Harga untuk PC gaming terbilang tidak murah. Harga termahal untuk PC gaming bisa seperti harga mobil, dan dapat memberikan pengalaman lebih baik dari real life dengan layar 1080p HD atau 4K.

PC Bisnis adalah PC yang menawarkan fitur ramah pekerjaan, seperti kemudian servis dan diupgrade, sekuriti lebih dalam bentuk sensor biometrik dan Trusted Platform Module, program-program sertifikasi hardware/software seperti Intel vPro, dan dukungan software.

Ukuran menjadi masalah?

Desktop bukanlah kotak logal seragam seperti biasanya. Bahkan PC paling mungil sekalipun memiliki komponen built-in yang mampu menyaingi PC kinerja tinggi di masa lalu. Memilih PC sekarang adalah karena masalah keterbatasan dan tujuan.

Courtesy: www.stuff.tv
Courtesy: www.stuff.tv

Jika ruang penyimpanan menjadi masalah, Anda dapat memilih PC seukuran USB flash drive, seperti Intel Compute Stick. PC semacam ini memiliki keuntungan tidak terlihat di belakang monitor yang dilengkapi HDMI atau HDTV. Namun stick PC seperti ini lebih sesuai untuk memainkan media streaming internet dan akses ke cloud computing.

Desktop PC, credit: www.borongaja.com
Desktop PC, credit: www.borongaja.com

Desktop dengan tower biasa, termasuk mini tower, tower sedang, dan full-size tower, memiliki ruang internal paling memungkinkan untuk menginstal lebih dari satu HDD, lebih banyak RAM, dan lebih banyak kartu grafis, tergantung kebutuhan Anda. Desktop seperti ini memang paling fleksibel tetapi paling menyita ruang.

All-in-One PC; credit: www.pcworld.com
All-in-One PC; credit: www.pcworld.com

All-in-one PC akan menghemat ruang, karena layarnya sudah built-in, seperti Acer Aspire AZ3-600-UR31, bahkan hadir dengan baterai portable. Namun, Anda akan kesulitan untuk upgrade, seperti halnya desktop biasa. Layarnya biasanya berukuran antara 18 sampai 30 inchi, dan mendukung resolusi 5K (5120 x 2.880 piksel).

 

Sumber: PCMag.com

Tinggalkan Komentar